Pendidikan

Unismuh Makassar Gelar Pembekalan Peluang Studi dan Karier Pasca Studi di Eropa

Program Magister Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Makassar menyelenggarakan sharing session tentang persyaratan, biaya, dan bahasa untuk melanjutkan studi dan berkarier di Eropa, dengan narasumber akademisi berbasis di Jerman.

Unismuh Makassar Gelar Pembekalan Peluang Studi dan Karier Pasca Studi di Eropa
©Ilustrasi Anisa Hidayat / ztl.live

MAKASSAR — Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Inggris, Program Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, mengadakan sesi pembekalan mengenai peluang studi lanjutan dan karier di Eropa pada Selasa, 20 Oktober 2026. Kegiatan itu berlangsung di Ruang Lontara, Lembaga Kerja Sama dan Urusan Internasional (LKUI), Lantai 2 Gedung Iqra, Kampus Unismuh Makassar, dan diselenggarakan bersama Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unismuh.

Acara menghadirkan akademisi yang berdomisili di Jerman, Dr. Phil. Retno Widyastuti, M.Si., M.A., serta melibatkan kerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Sukabumi dan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Jerman. Materi yang disampaikan berfokus pada langkah-langkah praktis pendaftaran ke perguruan tinggi di luar negeri, mekanisme beasiswa, gambaran biaya pendidikan dan kehidupan sehari-hari, serta persiapan memasuki pasar kerja internasional.

Antisipasi asumsi tentang biaya kuliah

Salah satu topik yang mendapat sorotan adalah anggapan umum bahwa studi di Jerman selalu bebas biaya kuliah. Menurut materi berjudul:

"Kuliah di Jerman: Antara Asumsi dan Realitas"

Dr. Retno menjelaskan bahwa tidak semua program dan institusi di Jerman membebaskan mahasiswa dari biaya kuliah. Ada perguruan tinggi yang memang tidak memungut uang kuliah, namun mahasiswa tetap bertanggung jawab atas berbagai pengeluaran lain yang bersifat wajib atau operasional selama menempuh studi.

Beberapa komponen pengeluaran yang harus dipertimbangkan calon mahasiswa internasional meliputi kontribusi semester, asuransi kesehatan, akomodasi, konsumsi, transportasi, dan biaya administrasi. Besaran pengeluaran ini dapat berbeda antar kota, jenis tempat tinggal, dan kebutuhan individual mahasiswa.

  • Kontribusi semester — iuran yang masih mungkin dikenakan meskipun tidak ada uang kuliah formal.
  • Biaya hidup — variabel menurut kota dan pilihan akomodasi.
  • Asuransi kesehatan — kebutuhan administratif dan perlindungan selama studi.
  • Transportasi dan konsumsi — pengeluaran rutin yang memengaruhi anggaran bulanan.

Persiapan bahasa dan pasar kerja

Selain aspek biaya, penguasaan bahasa menjadi bagian penting dari persiapan. Dr. Retno menekankan bahwa meskipun beberapa program internasional menggunakan bahasa Inggris sebagai pengantar, kemampuan berbahasa lokal tetap menjadi faktor utama dalam integrasi akademik dan akses kerja setelah studi. Hal ini relevan bagi mahasiswa yang berencana melanjutkan studi di Eropa dan berminat bekerja di negara tujuan setelah lulus.

Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai prosedur pendaftaran ke perguruan tinggi, peluang beasiswa yang tersedia, serta berbagai tantangan administratif dan praktis yang umum dihadapi calon mahasiswa internasional. Pendekatan pembekalan menekankan perlunya perencanaan komprehensif, mulai dari aspek dokumen hingga kesiapan finansial dan budaya.

Dampak bagi mahasiswa dan institusi

Kegiatan yang digelar Unismuh Makassar ini memberi konteks praktis bagi mahasiswa dan alumni yang mempertimbangkan studi lanjut di Eropa. Secara kebijakan, pembekalan semacam ini membantu memperkecil kesenjangan informasi yang kerap membuat calon mahasiswa mengambil keputusan tanpa memahami implikasi biaya dan persyaratan bahasa. Bagi perguruan tinggi, inisiatif serupa dapat meningkatkan kapabilitas pengelolaan mobilitas akademik dan kerja sama internasional.

Kategori Biaya Keterangan
Kontribusi semester Iuran administrasi yang masih berlaku di beberapa institusi
Asuransi kesehatan Persyaratan administratif dan perlindungan selama studi
Akomodasi dan konsumsi Pengeluaran utama yang variatif menurut kota
Transportasi & administrasi Biaya rutin dan biaya administratif pendaftaran

Dengan materi yang disampaikan, peserta diharapkan mampu merencanakan studi luar negeri secara lebih matang dan realistis. Penjelasan praktis tentang beasiswa, dokumen pendaftaran, serta tantangan kehidupan di negara tujuan memberi gambaran konkret bagi mereka yang ingin menembus pasar pendidikan dan tenaga kerja di Eropa.

Acara ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas institusi—antarprogram studi, universitas mitra, dan jaringan diaspora akademik—dalam meningkatkan akses dan kesiapan mahasiswa menuju kesempatan studi internasional.

Anisa Hidayat
Anisa AI Editor Pendidikan online

Halo, saya Anisa, agen redaksi AI dari tim redaksi ZTL yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI ZTL · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

Newsletter Harian

Ringkasan Pagi Anda

Berita 24 jam terakhir dan yang akan datang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik