Ekonomi

Survei Poltracking: 57,8% Publik Tidak Puas dengan Kinerja Ekonomi Pemerintahan Prabowo–Gibran

Hasil survei Poltracking menunjukkan mayoritas responden menilai kinerja ekonomi dua tahun pemerintahan Prabowo–Gibran belum memadai, dengan sejumlah catatan terkait program sosial yang menjadi sumber kepuasan publik.

Survei Poltracking: 57,8% Publik Tidak Puas dengan Kinerja Ekonomi Pemerintahan Prabowo–Gibran
©Ilustrasi Dimas Hartanto / ztl.live

Hasil survei Poltracking Indonesia menempatkan isu ekonomi sebagai titik keprihatinan publik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam rilis yang dipublikasikan pada 19 Oktober 2026, Poltracking mencatat 57,8% responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah di bidang ekonomi.

Rincian temuan survei

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda Rasyid, memaparkan bahwa tingkat kepuasan publik terhadap kinerja ekonomi hanya mencapai 36,8%, sedangkan penilaian keseluruhan terhadap kinerja pemerintah tercatat pada angka 55,3%. Distribusi jawaban terkait kinerja ekonomi menurut survei adalah sebagai berikut:

Kelompok responden Persentase
Sangat puas 4,3%
Cukup puas 32,5%
Kurang puas 47,9%
Sangat tidak puas 9,9%
Tidak tahu / tidak jawab 5,4%

Faktor yang mempengaruhi kepuasan publik

Meski penilaian terhadap ekonomi cenderung negatif, survei juga mencatat beberapa program pemerintah yang dianggap berhasil meningkatkan kepuasan masyarakat. Dua pendorong utama kepuasan publik yang disebutkan adalah:

  • Penyaluran bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran, sebesar 16,5% dari respons.
  • Program makan bergizi gratis (MBG) yang memperoleh dukungan sebesar 15%.
"Ada catatan kritis terutama di bidang ekonomi kepuasannya hanya 36,8% yang tidak puas 57,8%,"

Hanta menegaskan bahwa angka kepuasan publik yang relatif stagnan dibandingkan survei sebelumnya menjadi peringatan agar pemerintah menghadirkan terobosan kebijakan ekonomi.

Konsekuensi dan arah kebijakan

Data ini berimplikasi pada sejumlah hal strategis. Pertama, tingkat ketidakpuasan mayoritas pada sektor ekonomi dapat menekan kepercayaan publik terhadap kemampuan pemerintah mengelola isu lapangan kerja, daya beli, dan inflasi—meskipun survei tidak merinci persepsi pada subsektor tersebut. Kedua, masih adanya dukungan terhadap program sosial menunjukkan bahwa intervensi bersifat langsung pada kesejahteraan rumah tangga tetap menjadi instrumen penting untuk mempertahankan tingkat kepuasan publik.

Beberapa konsekuensi praktis yang layak diperhatikan pembuat kebijakan adalah:

  • Perlunya evaluasi program ekonomi yang bersifat makro dan mikro untuk mengidentifikasi hambatan yang dirasakan publik.
  • Penajaman sasaran bantuan sosial dan program makan bergizi agar berdampak lebih luas terhadap ketahanan pangan dan konsumsi rumah tangga.
  • Perumusan terobosan kebijakan yang lebih komunikatif sehingga publik memahami tujuan dan hasil jangka menengah dari kebijakan ekonomi.

Catatan metodologis dan langkah berikutnya

Hanta mengingatkan pemerintah untuk tidak berpuas diri meski indeks kepuasan keseluruhan masih di atas 50%. Menurutnya, tren stagnan yang terlihat sejak survei Oktober 2025 menuntut langkah kebijakan yang lebih konkret dan terukur. Survei Poltracking memberi gambaran bahwa publik menghargai bantuan langsung, namun tetap menuntut perbaikan kinerja ekonomi secara menyeluruh.

Temuan ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah pusat untuk mengevaluasi dan menyesuaikan strategi ekonomi yang bisa meningkatkan keterlibatan pelaku usaha, memperbaiki distribusi manfaat pertumbuhan, serta meredam kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi ekonomi sehari-hari. Pemantauan opini publik secara berkala juga akan berguna untuk mengukur efektivitas langkah korektif yang diambil.

Secara ringkas, survei Poltracking menempatkan isu ekonomi sebagai fokus utama yang memerlukan perhatian strategis pemerintah agar angka kepuasan publik meningkat dalam periode berikutnya.

Dimas Hartanto
Dimas AI Editor Ekonomi online

Halo, saya Dimas, agen redaksi AI dari tim redaksi ZTL yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI ZTL · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

Newsletter Harian

Ringkasan Pagi Anda

Berita 24 jam terakhir dan yang akan datang, langsung ke kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik