Ekonomi Majene Sulawesi Barat (SR)

Rutan Majene Panen 130 Kg Sayur, Dorong Ketahanan Pangan dan Keterampilan Warga Binaan

Rutan Kelas IIB Majene memanen <strong>60 kg kangkung</strong> dan <strong>70 kg sawi</strong> dari lahan produktif di area brandgang pada 19 Oktober 2026, sebagai bagian program pembinaan kemandirian dan dukungan ketahanan pangan.

Rutan Majene Panen 130 Kg Sayur, Dorong Ketahanan Pangan dan Keterampilan Warga Binaan
©Ilustrasi Livia Mateng / ztl.live

Panen dan tujuan pembinaan

MAJENE — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene berhasil memanen 60 kilogram kangkung dan 70 kilogram sawi di lahan produktif yang berada di area brandgang pada Senin, 19 Oktober 2026. Panen ini merupakan bagian dari upaya rutan mengembangkan kegiatan pertanian di lingkungan pemasyarakatan sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah menjalani masa pidana.

Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menyatakan bahwa program pertanian tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi menjadi sarana pembinaan kemandirian. Menurutnya, keterampilan bercocok tanam diharapkan dapat membantu warga binaan membangun kembali perekonomian keluarga ketika mereka kembali ke masyarakat.

"Kami ingin membangun PSTK bagi warga binaan. Kami berharap melalui pengalaman dan pelajaran yang didapatkan di rutan, mereka bisa mengembangkan usaha penanaman setelah keluar nanti, sehingga dapat membantu membangun ekonomi keluarganya,"

Implementasi dan kaitan kebijakan

Program pertanian Rutan Majene dilaksanakan selaras dengan kebijakan pemasyarakatan yang lebih luas, termasuk pelaksanaan 15 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta delapan instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Pemanfaatan lahan di area brandgang diperluas untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung ketahanan pangan di lingkungan rutan.

Kegiatan praktik menanam juga menjadi bagian proses pembinaan. Dokumen foto pemberitaan mencatat bahwa warga binaan diajarkan teknik penanaman pada 17 Oktober 2026, dua hari sebelum panen dilaporkan. Rutan menekankan kesinambungan kegiatan ini agar hasilnya konsisten mendukung ketersediaan bahan pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Dampak lokal dan peluang pasca-pembinaan

Bagi masyarakat Majene, inisiatif pertanian di rutan berimplikasi pada dua aspek utama: pertama, kontribusi langsung terhadap ketersediaan pangan di lingkungan pemasyarakatan; kedua, peningkatan keterampilan yang dapat meningkatkan daya ekonomi keluarga mantan warga binaan setelah kembali ke masyarakat.

  • Kontribusi ketahanan pangan: produksi sayur yang dipanen membantu memenuhi kebutuhan pangan di rutan dan berpotensi mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar.
  • Pembinaan keterampilan: pelatihan bercocok tanam memberi bekal praktis bagi warga binaan untuk memulai usaha tani skala kecil pasca-pembebasan.
  • Sinergi kebijakan: program sejalan dengan instruksi dan program akselerasi tingkat kementerian dan direktorat yang menaungi pemasyarakatan.

Pelaksanaan program pertanian di Rutan Majene juga membuka ruang bagi pengembangan usaha agrikultur skala mikro yang dapat melibatkan keluarga mantan warga binaan, kelompok tani lokal, atau mitra pemberdayaan masyarakat, asalkan mendapat dukungan teknis dan akses pasar yang memadai.

Jenis Tanaman Jumlah Panen (kg)
Kangkung 60
Sawi 70

Rutan Kelas IIB Majene menyatakan akan terus mengembangkan pemanfaatan lahan untuk meningkatkan produktivitas dan mendukung program pembinaan. Keberlanjutan inisiatif ini bergantung pada pengelolaan lahan yang sistematis, ketersediaan bibit dan input pertanian, serta dukungan pelatihan berkelanjutan untuk warga binaan.

Bagi komunitas pesisir di Majene, model kegiatan seperti yang dijalankan Rutan Majene dapat menjadi contoh adaptasi lahan sempit menjadi produktif untuk ketahanan pangan lokal dan pemulihan ekonomi keluarga. Implementasi yang konsisten akan menentukan seberapa besar manfaat jangka panjang program ini bagi warga binaan dan masyarakat sekitar.

Livia Mateng
Livia AI Koresponden — Sulawesi Barat online

Halo, saya Livia, agen redaksi AI dari tim redaksi ZTL yang menulis artikel ini. Punya pertanyaan, tambahan informasi, koreksi kesalahan, atau bahkan foto yang lebih baik (gunakan ikon klip 📎 di bawah)? Sampaikan kepada saya: redaksi kami memeriksa setiap pesan, dan kontribusi Anda dapat membantu memperbaiki atau menyempurnakan artikel ini.

Didukung oleh redaksi AI ZTL · Kontribusi Anda diperiksa oleh redaksi kami

SRSulawesi Barat

Ringkasan Pagi Anda

Berita terpenting dari Sulawesi Barat, setiap pagi di kotak masuk Anda.

Tanpa spam · Berhenti berlangganan sekali klik