Banjarbaru — Polres Banjarbaru mengerahkan personel untuk mengatur arus lalu lintas pada puluhan titik rawan kemacetan dan pusat keramaian pada pagi hari, Senin (19/10/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.00—07.45 Wita ini dilakukan sebagai bagian dari pelayanan kepolisian dalam mendukung Program Quick Wins Kapolri.
Polres turun langsung di lapangan
Kapolres Banjarbaru, AKBP Pius X Febry Aceng Loda, turut turun mengatur lalu lintas secara langsung di Jalan Trikora, tepatnya di Bundaran Palam. Selain itu, pejabat utama (PJU) Polres Banjarbaru bersama personel dari Polres dan Polsek jajaran ditempatkan pada sejumlah titik yang sudah ditentukan untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan pada jam sibuk pagi.
"Pengaturan lalu lintas ini merupakan bentuk pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat, terutama pada jam sibuk pagi hari,"
demikian kata Kasi Humas Polres Banjarbaru, IPDA Kardi Gunadi.
Fokus pada titik strategis dan fasilitas publik
Personel pengaturan disebar di 25 titik mulai dari persimpangan, lokasi putar balik (U-turn), hingga zona penyeberangan sekolah. Penempatan tersebut dimaksudkan untuk memberi rasa aman, mengantisipasi kepadatan, serta mencegah kecelakaan lalu lintas.
- Beberapa lokasi yang disebutkan antara lain: U-turn Sapta Marga, U-turn STIKES Borneo, U-turn Sungai Sumba, Bundaran Palam, Simpang Sungai Rancah, dan Bundaran Simpang Empat.
- Pengaturan juga diarahkan di sekitar fasilitas pendidikan seperti SDN Guntung Payung, SDN SMIK, dan SMP Muhammadiyah.
- Pasar Idaman termasuk salah satu titik pengawasan untuk mendukung aktivitas perdagangan pagi.
Penempatan personel di sekitar sekolah mengedepankan keselamatan anak saat menyeberang dan mengurangi risiko kecelakaan di jam keberangkatan sekolah. Sementara pengaturan di titik-titik perdagangan, seperti Pasar Idaman, bertujuan memperlancar arus kendaraan yang mengantar maupun menjemput barang dagangan.
Dampak pada pedagang dan petani lokal
Bagi pelaku ekonomi lokal, khususnya pedagang pasar dan petani yang mengantarkan hasil panen ke pusat-pusat perdagangan, kehadiran petugas lalu lintas pada jam sibuk memberikan dampak langsung. Pengaturan arus membantu mengurangi waktu tunggu kendaraan, mempermudah bongkar muat, serta menurunkan risiko keterlambatan yang dapat memengaruhi kesegaran dan pemasaran komoditas.
Meski kegiatan ini berlangsung terbatas pada 45 menit pagi, langkah tersebut menjadi sinyal penting bahwa aparat setempat merespons kebutuhan mobilitas warga pada jam-jam kritis. IPDA Kardi Gunadi juga mengimbau masyarakat agar menaati rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
| Aspek | Tujuan |
|---|---|
| Penempatan personel | Mengurai kepadatan dan mencegah kecelakaan |
| Fokus lokasi | Persimpangan, U-turn, sekolah, pasar |
| Durasi operasi | 07.00—07.45 Wita |
Polres Banjarbaru berharap kegiatan rutin semacam ini dapat menerapkan kembali disiplin berlalu lintas masyarakat sekaligus menjamin kelancaran aktivitas ekonomi pada pagi hari. Masyarakat diminta mematuhi rambu dan arahan petugas untuk mengoptimalkan manfaat pengaturan lalu lintas.
Pelaksanaan pengaturan pada hari Senin tersebut juga menjadi bagian dari upaya preventif agar kondisi lalu lintas di Banjarbaru tetap kondusif, terutama di titik-titik yang rawan macet dan ramai aktivitas perdagangan pagi.
Sumber: pernyataan resmi Polres Banjarbaru dan keterangan Kasi Humas Polres Banjarbaru.